Pages

Belajar Mengkonfigurasikan Cisco Switch Multi Layer Sebagai DHCP Server

Pada tutorial kali ini kita akan belajar menjadikan Switch Multi Layer sebagai DHCP Server dengan topologi atau desain jaringan yang sama dengan tutorial sebelumnya, tinggal menambahkan konfigurasi DHCP-nya saja, sehingga nantinya setiap anggota VLAN 10 dan 20 akan mendapatkan IP Address secara otomatis ketika pertama kali tergabung dalam anggota salah satu VLAN tersebut.
Tambahkan konfigurasi DHCP Server berikut ini.
Switch(config)#ip dhcp pool VLAN10
Switch(dhcp-config)#network 10.10.10.0 255.255.255.0
Switch(dhcp-config)#dns-server 200.200.200.200
Switch(dhcp-config)#default-router 10.10.10.1
Switch(config)#ip dhcp pool VLAN20
Switch(dhcp-config)#network 20.20.20.0 255.255.255.0
Switch(dhcp-config)#dns-server 200.200.200.200
Switch(dhcp-config)#default-router 20.20.20.1

Apabila ada IP yang tidak akan dialokasikan oleh DHCP Server, maka gunakan excluded-address.
Switch(config)#ip dhcp excluded-address 10.10.10.1 10.10.10.10
Switch(config)#ip dhcp excluded-address 20.20.20.1 20.20.20.20

Dengan konfigurasi diatas, maka user VLAN 10 akan mendapatkan IP mulai dari 10.10.10.11 dan user VLAN 20 akan mendapatkan IP mulai dari 20.20.20.21.

Selanjutnya ubah settingan IP pada PC menjadi "Dynamic" dengan klik pilihan "Obtain an IP Address Automatically" dan selanjutnya buka command prompt dan ketikkan ipconfig, pastikan sudah mendapatkan alokasi IP Addressnya.

Setelah semua PC mendapatkan IP Addressnya, pada Switch ketikkan perintah berikut untuk mengetahui PC siapa mendapatkan IP Address berapa.
Switch#show ip dhcp binding

Sedangkan untuk konfigurasi manual Binding, sebagai berikut
Switch(config)#ip dhcp pool VLAN20
Switch(dhcp-config)#host 20.20.20.100
Switch(dhcp-config)#default-router 20.20.20.1
Switch(dhcp-config)#client-id 0102.c7f8.0004.22
Switch(dhcp-config)#client-name Client_Kompoeng_Sharing

No comments:

Post a Comment